A
XWAPPER
XWAPPER

Sejarah Bolt Browser: Sang Penantang Opera Mini


Bolt browser termasuk browser internet yang penulis sukai selain Opera Mini, karena tampilan desktopnya. Berkat jasa Bolt inilah saya bisa mengupload foto profil di Facebook yang kala itu tidak bisa dilakukan melalui HP. Mari kita bedah sejarah teknologi "purba" yang sempat jadi primadona ini.

Sejarah Berdiri Bolt

Bolt Browser dikembangkan oleh Bitstream Inc. sebuah perusahaan teknologi asal Marlborough, Massachusetts, Amerika Serikat, dan dirilis tahun 2008. Di masa itu, Bolt adalah satu-satunya saingan berat Opera Mini karena punya kemampuan yang tidak dimiliki browser lain di HP kentang.

Dirilis versi betanya pada 15 Januari 2009. Bitstream membuat Bolt karena ingin memberikan pengalaman internet PC yang utuh ke pengguna HP Java/J2ME yang saat itu sangat terbatas.

Keistimewaan Tampilan Desktop di HP Kecil. Bolt punya keistimewaan luar biasa dalam hal Rendering:

1. Full Desktop Layout:
Berbeda dengan Opera Mini jaman dulu yang sering "memotong" tampilan web menjadi satu kolom (Mobile View), Bolt mampu menampilkan situs web persis seperti di komputer (PC). Browser ini menggunakan mesin rendering WebKit yang sangat canggih untuk ukuran aplikasi Java (.jar).

2. Split Screen Navigasi:
Bolt punya fitur unik di mana kita bisa melihat preview seluruh halaman web di jendela kecil, lalu kita bisa mengarahkan kursor ke bagian yang ingin kita perbesar (zoom).

3. Dukungan Video Streaming (HTML5 & Flash):
Nah ini yang penulis suka, yang paling gila di jamannya! Bolt bisa memutar video YouTube langsung di dalam browser pada HP Java, sesuatu yang mustahil dilakukan browser lain saat itu.

4. Copy-Paste & Tab:
Navigasinya sangat mirip browser desktop modern, lengkap dengan pengelolaan tab yang rapi dan kemampuan menyalin teks dengan mudah seperti di Android sekarang ini.

Masa Kejayaan dan Berakhirnya

Bolt sangat berjaya di tahun 2009-2010. Namun, karena biaya server proxy (yang bertugas mengecilkan data) sangat mahal dan mereka tidak punya model bisnis yang kuat, akhirnya pada Desember 2011, Bolt Browser resmi ditutup. Bitstream menghentikan layanannya dan membuat jutaan pengguna setianya patah hati.

Meskipun saat ini banyak aplikasi bernama 'Bolt' di Play Store atau App Store, tak ada satupun yang bisa menggantikan sensasi memutar video YouTube di layar mungil HP Java lewat server sakti milik Bitstream. Bolt Browser tetap menjadi legenda yang terkunci di tahun 2011.
Referensi Disclaimer: Meskipun segala upaya telah dilakukan untuk memastikan akurasi, beberapa informasi berasal dari arsip digital yang sudah tidak tersedia lagi dan ringkasan AI, sehingga kemungkinan ada ketidaklengkapan atau perbedaan fakta.
Difan96
xwapper.blogspot.com

Posting Komentar